Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Bagaimana Caranya Membuka Bisnis BarberShop ?


Cara membuka bisnis BarberShop

Tempat Pangkas Rambut atau dengan kata modernya Barbershop merupakan tempat untuk memotong/merapihkan rambut, biasanya barbershop tempat untuk memotong rambut Laki-Laki, Sebagian Laki-Laki biasanya agak malu untuk memotong rambut ke salon.

Banyak jenis bisnis lain, tapi kenapa harus memilih membuka tempat pangkas rambut/Barbershop?

  • Rambut itu pasti tumbuh kembali. Maaf bila yang mempunyai penyakit yang menyebabkan rambut tidak tumbuh.
  • Laki-laki ingin terlihat keren tampilannya, yang terutama rambut.
  • Tempat bisnis yang tidak pernah mati, karena selalu dibutuhkan oleh manusia.
  • Terdapat 135,34 juta jiwa laki-laki di Indonesia. katadata.com
  • Sebagian Perusahaan menerapkan aturan, tampilan harus rapih, terutama rambut jangan panjang.
Tempat Barbershop beda dengan tempat Pangkas rambut tradisional biasa, bedanya hanya fasilitas dan service yang ada pada tempat pangkas rambut tersebut. Alat pada barbershop lebih cenderung ke modern, dari mulai tempat tunggu customer, kursi cukur, cermin cukur, dan alat-alat untuk mencukurnya. Fasilitas yang tersedia di beberapa barbershop terkadang sudah menggunakan AC, dan menyediakan WIFI untuk kenyamanan para customer. 

Nah, sekarang bagaimana sih, caranya kita ingin membuka bisnis barbershop?


Orang yang masih awan tentang bisnis pasti bertanya-tanya, bagaimana sih kita kalau ingin membuka bisnis, harus mempunyai alat apa, apa saja yang harus kita beli? apalagi ketika akan membuka bisnis barbershop, dari mulai membutuhkan alat apa saja? bagaimana kita mencari seorang pegawai cukurnya atau sering disebut capster?
Beginilah kita yang harus perhitungkan ketika akan membuka bisnis barbershop.

       1. Menentukan tempat Barbershop 

    Jika kita sudah  memperhitungkan dengan matang ingin membuka barbershop, yang pertama kita harus cari yaitu tempat yang strategis. Tempat menentukan siapakah calon pelanggan kita dan banyaknya pelanggan yang masuk ke Barbershop kita, apalagi kita tidak menggunakan nama brand barbershop ternama (Franchise). Kita harus berjuang dari nol untuk mengenalkan nama brand barbershop kita, nah tempat adalah hal yang penting untuk memperkenalkan tempat Barbershop kita. 

    Jika ingin mencapai market mahasiswa dan masyarakat umum, sebaiknya kita membuka barbershop di sekitaran kampus dan Kosan para mahasiswa. Kita bisa menarik customer mahasiswa sekaligus masyarakat umum untuk masuk ke tempat Barbershop kita. Cari tempat yang sesuai menurut analisis anda, jika disekitaran kampus sudah ada tempat barbershop. kita harus lebih jauh, ya kurang lebih 100 meter dari tempat barbershop yang sudah ada.
    Tidak perlu khawatir walaupun tempat barber sudah ada di sekitaran kampus, biasanya para customer ingin mencoba tempat baru untuk memotong rambut, nah disitu kita harus melayani customer dengan sebaik mungkin.

    Anda bisa membuka di lokasi mana saja, asalkan jalan dan tempat tersebut ramai orang yang lalu lalang, maupun itu di sekitaran pasar, perumahan bahkan perkantoran. 
    Perhitungkan juga biaya sewa tempat yang akan dipakai, soalnya awal membuka barbershop itu lumayan perih, terkadang 1 atau 2 orang yang memotong rambut di tempat kita. supaya menghindari rugi ketika berbisnis, karena kita harus menggaji karyawan, maintenance alat-alat, membeli kebutuhan barber.

           2. Dekorasi tempat Barbershop yang nyaman


    Setelah kita mendapatkan tempat yang strategis, kita harus mendekorasi tempat barbershop kita supaya para customer bisa nyaman dan rilex ketika di potong rambutnya dan menunggu giliran. Apakah kita mau menggunakan konsep desain klasik, konsep desain urban atau konsep desain modern. kita bisa cari referensi di internet dari mulai google, pinterest dan Blog yang menampilkan desain barbershop. jika masih pusing mencari desainnya, kita juga bisa mencarai inspirasi dari desain ruangan, kamar tidur lalu kita kombinasi dengan desain barbershop.

    Dekorasi tempat juga mempengaruhi customer untuk kembali memotong rambut, apalagi dekorasi tempat yang instagramable membuat customer nyaman ketika foto ditempat kita, bahkan story instagram yang membuat teman atau followersnya  bisa langsung melihatnya. kan lumayan bisa menjadi promosi gratis, hehehe.

          3.  Alat-alat yang dibutuhkan


    Apa saja yaa, alat yang dibutuhkan untuk memotong rambut? hmmmm, nah alat yang dibutuhkan untuk memotong rambut, service tambahan selain potong rambut, pelengkap untuk memotong rambut, berikut yang kita butuhkan beserta harga belinya!

    Alat Cukur Rambut, biasanya tempat pangkas rambut dan para capster menggunakan alat cukur merk WAHL, karena sudah teruji kekuatan alat cukurnya.

    1. WAHL Clipper Rp. 740.000, WAHL Magic Clip Rp. 1.360.000, WAHL Legend Rp. 1.000.000. itu sudah dilengkapi sepatu ukuran untuk memotong rambutnya, atau kita juga bisa menggunakan. Kita bisa pilih salah satu.
    2. WAHL detailer cordless RP. 950.000 Mesin ini gunanya untuk mengarsir/merapihkan pinggiran rambut.
    3. Satu Set Gunting Cukur Rp. 155.000.
    4. Sisir Potong Rambut Rp. 17.000
    5. Handuk Rp. 15.000
    6. Razor Rp 10.000
    7. Kip Barber Rp. 50.000
    8. Hot Towel Rp. 2.000.000
    9. Fade Brush Rp. 30.000
    10. Sikat Pembersih mesin cukur Rp. 35.000
    11. Spray Rp. 50.000
    12. Silet Super Max 1 Renteng Rp. 75.000
    13. Mangkuk Sabun Rp. 15.000
    14. Kuas dan Bedak Rp. 80.000
    15. Bak Keramas Rp. 1.500.000
    16. HairDryer Rp. 500.000
    17. Jepitan Rambut Rp. 50.000
    18. Hair Tonic 100ml Rp. 165.000
    19. Shampo 950 ml Rp. 75.000
    20. Minyak Pijat GPU Rp. 20.000
    21. BarberPole Rp. 1.500.000
    22. Kursi BarberShop Rp. 4.500.000
    23. Cermin Rp 500.000
    Harga diatas sesuai merk dan ukurannya. Alat untuk cukur juga biasanya melakukan pembelian kurang lebih 1 tahun atau bahkan lebih, sesuai gimana merawat dan ketika menggunakan alat cukur kita. Asset alat cukurnya sangat bisa bertahan cukup lama lohh, jadi kita tidak selalu harus membeli alat untuk bisnis kita, kecuali pembelian untuk kegunaan perawatan alat dan bahan untuk merawat rambut customer. Bisa dikatakan jajanan awet dan bercuan, hehehe.

          4. Cari Capster untuk Barbershop kita


    Setelah cukup pusing mengurus tempat, dekorasi dan alat-alat, nah pencarian capster biasanya sangat sulit, apalagi kita tidak tahu dimana harus mencari capster. Btw Capster itu Orang yang bekerja mencukur rambut. 

    Kita bisa mencari capster dengan cara menanyakan kepada para capster barbershop lain, dengan mendatangi tempat langganan biasa kita sebelum ingin membuka bisnis barbershop, biasanya mereka mempunyai teman sesama capster. Atau kita bisa menggunakan Platform Facebook untuk mencari SDM juga loh, gampang caranya kita tinggal masuk ke Forum grup Barbershop/ Tempat Cukur, misalnya forum grup "INFO LOKER BARBERSHOP & PANGKAS/ CUKUR RAMBUT SE INDONESIA" atau "Komunitas Pangkas Rambut dan Barbershop Indonesia ( K P R B I )". 

    Sangat mudah bukan untuk mencari capster.  Jangan lupa kita lihat dan test skill capster yang akan bekerja di barber kita, supaya capsternya berkualitas, menurut kita hasil cukurnya bagus atau tidan alternatif yang lainnya kita bisa ambil foto hasil cukurnya lalu kirim pada forum gruf. kita juga bisa sharing di forum gruf yang telah disebut diatas.


    Note : Sebelum kita memulai membuka barbershop kita untuk umum, kita sebaiknya perhitungkan terlebih dahulu sewa tempat dan berapa gaji yang harus di bayar kepada karyawan, jangan lupa alat dan bahan keperluan untuk mencukur rambut, sehingga berapa tarif untuk para customer bedakan tarifnya sesuai dengan service yang diberikan, sehingga untuk hasil hitungan pertahun tidak menjadi boncos. sehingga bisa membayar kembali tempat sewa lagi, oiya hitung biaya sewa tempat harus dilebihkan dari biaya sewa awal, biasanya tahun depan biaya sewa tempat akan menaik.









    1 komentar untuk "Bagaimana Caranya Membuka Bisnis BarberShop ?"