Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

5 Tips Bisnis Kuliner Secara Online Untuk Pemula

tips bisnis kuliner
Foto oleh Ella Olsson dari Pexels



Memulai bisnis di situasi pandemi bukan suatu kesalahan yang fatal, asal ada niat dan semangat yang sungguh-sungguh kita pasti akan berhasil.

Banyak sekali ide bisnis yang dapat kamu lakukan, seperti berjualan pakaian, parfume, aksesoris, makanan, skincare dan lainnya. 

Sebelum berbisnis kamu harus riset dulu kebutuhan apa yang sedang banyak diminati pada saat ini, contohnya seperti bisnis kuliner makanan atau minuman yang bisa di pesan melalui online.

Situasi pandemi yang diharuskannya tidak berkerumun dan berdiam di rumah, membuat orang-orang enggan untuk berpergian yang kurang penting apalagi dengan mudahnya berkomunikasi online membuat semua bisa dilakukan di rumah saja.

Seiring berkembangnya teknologi, membuat seseorang dapat memesan makanan atau minuman secara online, hanya dengan memanfaatkan aplikasi Ojek Online.

Nah, oleh karena itu kamu bisa memanfaatkannya untuk bisnis kuliner secara online, apalagi permintaan makanan atau minuman yang tidak ada batasnya, asalkan kamu mempunyai ciri khas rasa akan membuat orang-orang suka akan kuliner kamu.

Memulai bisnis kuliner secara online kamu tidak perlu khawatir untuk membuka toko atau kedai di tempat strategis, manfaatkan saja halaman depan rumah kamu lalu pasarkan secara online

Tips Membuka Usaha Kuliner Secara Online


Peluang bisnis di masa pandemi kuliner secara online kamu harus memiliki strateginya terlebih dahulu. Untuk menjadi referensi kamu berikut di bawah ini tips untuk membuka bisnis kuliner secara online.

1. Ide Makanan atau Minuman

bisnis makanan online


Sebelum mulai bisnis kuliner, kamu harus mencari jenis kuliner apa yang akan dijual. Kamu bisa melihat makanan kekinian 2021 atau makanan viral yang ada di sosial media.

Tapi bisnis makanan viral hanya bersifat sementara, tapi kamu bisa mendapatkan keuntungan yang lumayan dan cepat, karena kamu tidak perlu memasarkan dari nol lagi. 

Alangkah baiknya sesuaikan saja dengan makanan atau minuman apa yang menjadi keahlian kamu sehingga dapat bersaing di pasaran.

Apabila bingung kamu bisa melihat referensi bisnis kuliner dibawah ini:

  • Seblak, Spatula (spagheti Tulang)
  • Basreng kering, basreng cobek
  • Katering acara
  • Makanan Pedas (keripik, ayam geprek, ceker setan dll)
  • Sate Taichan, Sate daleman (usus, ati ampela, kulit dll)
  • Es kelapa muda, Es puding kelapa muda
  • Dalgona cofee, alpukat kocok

Setelah menentukan kuliner apa yang akan dijual, pastikan makanan atau minuman yang kamu jual masih fresh dan dapat bertahan cukup lama. Apalagi makanan atau minuman yang dipesan secara online harus menunggu sampai kepada pembelinya, apalagi perjalanan yang cukup padat sehingga membuat makanan atau minuman lama dimakannya.

2. Strategi Pemasaran Bisnis Kuliner

ide bisnis kuliner online
Foto oleh Daria Shevtsova dari Pexels


Produk yang kamu akan jual sudah siap, selanjutnya kamu harus memperhatikan faktor penting supaya bisnis kuliner kamu dapat berhasil mendapatkan cuan yang melimpah.

Apabila kamu menjual makanan yang sedang viral, pemasarannya cukup terbantu karena orang-orang penasaran dan ingin merasakan bagaimana sih rasa makanan yang viral sehingga membuat netijen di sosial media banyak sekali yang posting. Cukup dengan posting di sosial media kamu atau di forum facebook.

Layaknya minuman es kepal milo yang viral sehingga kamu dapat menjumpai penjualnya cukup mudah, akan tetapi sekarang pada Oktober 2021 sulit untuk mencari penjual es kepal milo mungkin penjualnya tidak ada. 

Oleh karena itu apabila kamu berjualan kuliner viral usahakan alat atau tempat yang dipakai bisa diganti dengan mudah oleh kuliner lainnya, jadi ketika kuliner viral sudah habis masanya alat dan tempat yang dipakai dapat digunakan lagi untuk jenis bisnis kuliner lainnya.

Kuliner yang kamu jual adalah favorit yang kamu biasa bikin, sehingga kuliner yang dibuat mempunyai ciri khas yang unik. 

Untuk pemasarannya kamu bisa posting di Sosial media pribadi, promosi via Personal chat kepada teman atau kerabat kamu dan posting di forum facebook yang lokasinya dekat dengan kamu.

Supaya mendapatkan pelanggan kuliner kamu secara organik, kamu bisa memanfaatkan branding di Instagram gunakan merk, kemasan kuliner kamu. 

Daftarkan juga lokasi fisik tempat kuliner kamu di Google bisnisku, supaya pelanggan ketika mencari di Google dengan keywoard "tempat makan terdekat", "rumah makan terdekat" dan "kuliner terdekat" dan kamu bisa mendapatkan pelanggan organik yang terdekat dengan lokasi fisik.

Gunakan endorse selebgram jika kamu mempunyai budget yang cukup banyak, supaya mendapatkan insight dari para followernya. Dan yang penasaran bisa membuat closingan kuliner kamu. 

Kamu harus riset terlebih dahulu apabila ingin endorse influencers, apa cocok apabila pelanggan memesan di beda kota atau pulau dan apakah cocok followers influencer untuk produk kamu.

3. Tentukan Rantai Pasok Bahan Baku Makanan atau Minuman

makanan viral
Foto oleh Matheus Cenali dari Pexels


Bisnis kuliner membutuhkan bahan mentah kemudian diolah menjadi makanan untuk di jual kepada pasar. Bisnis kuliner memiliki waktu batas kadaluarsa dan apakah makanan atau minuman masih layak untuk dikonsumsi. Oleh karena itu, kamu harus pastikan pemasok bahan baku dapat menyajikan bahan baku segar dan memenuhi kebutuhan kamu.

Pastikan pemasok yang kamu pilih dapat terpercaya dan tepat dari segi ketersediaan bahan baku, kualitas bahan dan harga yang terjangkau. Sehingga dalam jangka panjang kamu tidak perlu repot mencari bahan baku lagi, karena pemasok dapat dipercaya.

Selain itu, kamu juga harus mempunyai pemasok cadangan, sehingga ketika ada kendala yang tidak terduga di pemasok utama kamu, pemasok cadangan adalah solusinya sehingga tidak perlu khawati lagi.

4. Variasi Menu dengan Varian Menu Lainnya

ide bisnis untuk pemula
Foto oleh ROMAN ODINTSOV dari Pexels


Dari makanan andalan yang kamu jual, usahakan kamu memiliki varian menu lainnya. Biarkan menu andalan kamu menjadi best seller untuk pelanggan baru atau tetap. Sehingga ketika pelanggan tetap kamu sedang bosan dengan menu andalan kamu, solusinya akan memesan varian menu lain.

Walaupun kamu bisnis kuliner, kamu harus bisa berinovasi terus menerus supaya bisnis kamu dapat bertahan lama dan bertambah besar. Tambah menu sesuai minat konsumen, untuk berinovasi kamu bisa berpacuan pada menu andalan kamu.

Misalkan kamu jualan ayam geprek, kamu bisa berinovasi menu seperti menambahkan geprek bebek, geprek telor atau variasi sambal dan ditambah mozrella.

5. Promo atau Paket Bundling Menu Makanan

bisnis kuliner
Foto oleh Daria Shevtsova dari Pexels


Nah, untuk menarik pelanggan supaya repeat order dan menarik pelanggan baru, kamu gunakan promo menu seperti ketika ada hari besar atau menggunakan kupon setelah beberapa kali membeli pelanggan mendapatkan promo potongan harga atau promo minuman.

Selain promo, supaya pelanggan tertarik kamu bisa menambahkan paket bundling seperti membeli ayam geprek dan minumah teh manis dingin dengan harga Rp. 15.000, apabila dijual secara terpisah harganya menjadi lebih mahal. 

Posting Komentar untuk "5 Tips Bisnis Kuliner Secara Online Untuk Pemula"