Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Gunung Semeru | Cerita Gagal Muncak Mahameru

 

Rombongan kita waktu di Ranu Kumbolo


Gunung Semeru atau kita biasa kenal Mahameru adalah gunung tertinggi di pulau Jawa, dengan ketinggian 3.676 Meter dari permukaan Laut (MDPL). Mahameru adalah gunung idaman para pendaki, dikarenakan gunung tertinggi dan pemandangannya sangat indah apalagi danau ranu kombolo. setelah Film 5 cm Rilis tahun 2012 Mahameru semakin dikenal oleh para pendaki. Saya juga merasa terinspirasi dari Film 5cm dan postingan para pendaki keindahan Mahameru.

Saya bersama 4 teman mempunyai hobi yang sama yaitu mendaki gunung, kita mendaki ketika hanya liburan semester kuliah, maklum mahasiswa dan kita juga bisa menabung terlebih dahulu sebelum liburan. Nah kali ini kita merencanakan pendakian ke Gunung Semeru untuk liburan semester Ganjil. Setelah diskusi awalnya akan berangkat 5 orang dari kota kami, dan salah satu teman saya mendapatkan informasi bahwa  ada Open trip Pendakian Ke gunung semeru dari kota kami, kebetulan kita ingin berangkat akhirnya kami sepakat untuk mengikuti open trip tersebut, lumayan untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan ketika diperjalanan dan pendakian, kami juga belum pernah ada yang melakukan pendakian di Mahameru. 


Akhirnya kami melunasi pendaftaran H-7 sebelum pemberangkatan. Hari Kamis 27 Desember 2018 tepatnya jam 00.30 kami kumpul ditempat yang telah di beritahu oleh panitia, rencana kita semua berangkat jam 01.30 namanya juga rencana yah bisa tepat waktu atau ngaret dikarenakan supir Bus ketiduran hmmm, setelah menunggu sampai jam 02.45 akhirnya kami berangkat dari kota kami Cianjur Jawa Barat. Awalnya kita di Mobil bernyanyi dan ada yang mengobrol, kurang lebih 1 jam kondisi didalam bus sudah mulai sepi ternyata pada tertidur, mungkin karena belum tidur dan lelah setelah mempersiapka barang yang akan dibawa. Kami istirahat di Rest area Tol Cipali pada jam 05.30 perjalanannya sangat cepat mungkin karena jalanan lenggang masih belum padat kendaraan.

Pendakian Gunung Semeru


Kami semua Tiba di Tumpang Malang pada Jam 02.14 Jumat dini hari, disana kita beristirahat di rumah warga yang telah disewa oleh panitia sekaligus mobil Jeep untuk kendaran ke Pos Ranu Pani. Jam 12.00 kita berangkat menuju Pos Ranu Pani untuk melakukan pendaftaran ulang dan Briefing aturan ketika kita melakukan pendakian. Kurang lebih kita sampai di Pos Ranu pani 13.20, oiya btw kita diperjalanan berhenti dulu di Puskesmas untuk melakukan tes kesehatan, Alhamdulillah kita semua sehat dan siap untuk melakukan pendakian. Setelah Briefing oleh pengelola Gunung Semeru kita melakukan pendakian pada jam 03.12, kita semua berencana mendirikan tenda di Ranu Kombolo. Ketika melewati jalan setapak kita mulai berada di jalur pendakian, baru saja berjalan kita sudah bisa melihat Puncak Mahameru dari kejauhan huuu sungguh indah dan Gagahnya puncak Mahameru. Diperjalanan kita banyak bertemu para pendaki dari yang mau naik dan turun saling bertegur sapa dan memberikan semangat, waktu diperjalanan kita melwati beberapa warung pedagang, saya coba buah semangkanya yang kata para pendaki membuat kita kangen akan semeru selain pemandangannya, semangkanya memang segar dan dingin mungkin karena didataran tinggi ya, jadi semangkanya menjadi dingin jangan lupa Gorengan yang dicampur saus sambal yang pedas. Biasanya kita istirahat 15 menitan di beberapa warung pedagang, sekedar istirahat dan menikmati buah dan gorengannya. Oiya total jumlah kelompok kita 55 orang beserta 7 orang panitia, cukup banyak yaa. Cuaca mulai gerimis ketika kita masih diperjalanan, salah satu wanita dari kelompok kita mengalami sakit karena mungkin cuaca dingin dan gerimis, kita istirahat di pos sebelum danau ranu kumbolo, di Pos ini kita bisa melihat danau ranu kumbolo dari atas dan tenda para pendaki yang sedang istirahat. Kurang lebih kita beristirahat di Pos 2 jam karena kita berkomitmen jika ada yang sakit kita harus menunggu jangan ada yang mendahului. Kelompok kita sampai di Pos Ranu Kumbolo pada jam 08.30, prepare untuk mendirikan tenda dan sebagian memasak untuk makan malam sebelum tidur. Di Pos Ranu Kumbolo ternyata sudah banyak pendaki yang mendirikan tenda, dan ada juga toilet untuk keperluan buang air.

Gagal Menikmati Sunrise Ranu Kumbolo


Danau Ranu Kumbolo


Jam Menunjukan Pukul 08.00, saya sendiri kesiangan untuk menikmati keindahan Danau Ranu Kumbolo di Pagi hari, setelah melihat sekeliling tenda saya melihat beberapa dari kelompok kita sedang menikmati kopi, berfoto ria dan yang makanan ringan. Lalu saya pergi ke pinggiran danau menuju batu disebelah kanan dari tenda kami, setelah menaiki pinggiran batu saya mencuci tangan dan mencuci muka mungkin karena bangun tidur masih belum sadar kalau para pendaki tidak boleh langsung ngambil air dari danau tanpa alat bantuan, dari kejauhan ada yang berteriak keras sekali lalu ada 2 orang bapak-bapak menghampiri saya dan memarahi saya, dia bilang "kau ikut briefing tidak!", lalu saya baru sadar bahwa tidak boleh mengambil air langsung dari danau. Saya dipanggil ke ruangan para penjaga dan dimintai KTP sebagai hukumannya, saya disuruh membawa sampah 1 karung nanti ditukar KTP dengan sampah di Pos Ranu Pani haduhh apes padahal kata temen saya dari tadi ada beberapa orang yang mengambil air langsung ke danau tidak ada yang menegur, lumayan lah untuk pengalaman hehehe. Kita berangkat dari Ranu kumbolo menuju Pos Kalimati Jam 12.00 setelah habis melaksanakan sholat Dzuhur, melewati tanjakan cinta lumayan berat juga ternyata, apalagi pengorbanan mendapatkan cinta si dia hehehehe, setelah melewati tanjakan cinta lalu kami memasuki kawasan oro-oro Ombo hamparan yang luas, cuma sayangnya ilalangnya lagi pada kering dan tidak ada bunganya padahal saya searching gambar di google tempat oro-oro Ombo itu dipenuhi bunga lavender dan terlihat indah. 


                                                                            Oro-oro Ombo

Diujung Oro-oro Ombo kita bertemu warung pedagang kembali, sembari menunggu kelompok yang ada dibelakan kita menikmati semangka dan gorengannya tidak lupa berfoto ria karena pemandangannya indah dan diselimuti kabut tipis. Untuk mempercepat waktu kami disini istirahat hanya sebentar lalu berangkat kembali menembus rimbunnya pohon dan dinginya cuaca. kurang lebih 2 jam kami tiba di Pos Jambangan disini cuacanya sangat dingin, saya yang semula memakai celana pendek dan kaos akhirnya menambah celana panjang dan jaket karena cuacanya dingin dan anginnya sangat kencang, pedagang di jambangan juga untuk menghangatkan badannya menyalakan api unggun kecil kami yang kedinginan ikut menghangatkan badan di depan api unggun, karena cuacanya sangat dingin kami melanjutkan perjalanan untuk ke Pos Kalimati sekalian membuka tenda untuk menginap dan nanti tengah malam berangkat menuju puncak Mahameru. Ternyata Pos Kalimati ketinggiannya 2.700 MDPL dan puncak Mahameru 3.676 MDPL  hmmm selisih yang cukup jauh, memang terlihat dari Pos Kalimati Puncak Mahameru sangat tinggi dan dipenuhi pasir. Semua kelompok diharuskan istirahat pada Jam 20.00 karena nanti malam tepatnya Pukul 00.00 prepare untuk memulai pendakian.

Pendakian Menuju Puncak Mahameru


Jam 00.00 kami semua dibangunkan oleh panitia, dan disuruh cepat masak untuk makan sebelum pendakian menuju puncak. Jam 01.00 kami semua briefing dan berdoa sebelum melakukan perjalanan dan berjanji jika ada yang sakit kita semua harus turun, kami semua setuju dan mulai berangkat awal perjalanan tidak terlalu berat karena masih dipenuhi tanah yang padat, setelah melewati arcopodo kami mulai menaiki jalan yang dipenuhi pasir, disini kita harus pintar mencari jalan dan melangkah sebabnya kita bisa saja mundur lagi karena kita menginjak tekstur pasir, malah bikin kita capek maju satu langkah ehh mundur 3 langkah. Sangat banyak sinar senter dari bawah hingga atas semua pendaki memulai perjalanan dari tengah malam, ditakutkan jika kita terlalu pagi tidak bisa menggapai puncak karena terlalu bahaya jika diatas puncak sudah siang adanya gas beracun yang berasal dari kawah gunung. 


Pertengahan perjalanan menuju Puncak Mahameru

Ditengah perjalanan kita Istirahat sejenak dan berhitung untuk menghindari anggota kelompok yang tertinggal, ternyata memang benar ada 1 anggota kelompok kita yang tertinggal dan menunggu hampir 1 jam lebih belum juga bertemu, ada beberapa anggota yang memberitahu bahwa anggota yang tertinggal masih dibawah belum mendahului anggota yang pertama, panitia mencoba cek kebawah kita menunggu hampir 3 jam ditempat istirahat yang sama. Setelah menunggu lama panitia dan anggota yang tertinggal sudah ada dan ternyata dia mengalami sakit pusing dan kaki, disini kita memberikan dia minuman hangat dan obat untuk sekedar meringankan sakitnya, namun ternyata panasnya masih belum juga turun setelah istirahat beberapa menit, kita semua kebingunan karena puncak masih lumayan jauh dan waktu sudah hampir pagi, disini panitia memutuskan untuk kembali ke tenda dan beberapa anggota sudah berdiskusi dengan panitia untuk memberikan ijin bahwa sebagian anggota menuju puncak, karena sudah sepakat waktu briefing sebelum berangkat jika ada yang sakit kita kembali ke tenda semua. Akhirnya kita semua sepakat untuk turun kembali menuju tenda sebelum itu kita berfoto ria terlebih dahulu di Jalan menuju puncak Mahameru. Tidak apalah lebih penting nyawa dari pada menggapai puncak yang kita bisa kunjungi lain waktu, di Kalimati kita menikmati suasana lumayan lebih lama karena kita tiba di kalimati jam 06.40 pagi, sebelum bergegas pulang kita habiskan dulu waktu dikalimati dari mulai berfoto ria, melihat pemandangan Puncak Mahameru, oiya jika kalian dikalimati coba kunjungi toilet yang ada ujung dekat Pos Kalimati, disana baunya sangat Khas perpaduan antara kotoran orang lain menjadi satu hehehehehe. Mungkin lain kali saya bisa menggapai Puncak Mahameru yang para pendaki idamkan.

Terima Kasih telah membaca, ditunggu di Post selanjutnya.


Posting Komentar untuk "Gunung Semeru | Cerita Gagal Muncak Mahameru"