Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Gunung Cikuray Garut | Perjalanan Tersesat Menuju Puncak Cikuray Via Carik

   

Keindahan Puncak Gunung Cikuray
Puncak Gunung Cikuray  2.821 MDPL

Perjalanan Menuju Gunung Cikuray

Kali ini saya akan membagikan pengalaman pribadi beserta teman saya melakukan pendakian menuju puncak Cikuray 2.821 MDPL melalui jalur Carik Cikajang Garut. Awal perjalanan kita berencana melalui puncak cikuray via Pemancar, titik kumpul kita sebelum perjalanan menuju Garut di daerah Cibiru tepatnya Bundaran Cibiru, kami kumpul semua sesudah solat magrib lalu melanjutkan perjalanan menggunakan sepeda motor menuju kota tujuan kita. Sebelumnya kita semua belum ada yang berpengalaman mendaki Gunung Cikuray karena itu kita semua menggunakan Google Maps untuk arah petunjuk ketujuan Basecamp tujuan. Salah seorang teman saya memimpin dan yang belakang di bonceng menggunakan Google Maps, mungkin dia tidak tahu nama basecampnya dan hanya menuliskan pada google maps "basecamp Gunung Cikuray" tanpa menyebutkan nama basecampnya.

Kami beberapa kali istirahat untuk mengusir lelah dan ngantuk, karena kita semua habis melakukan aktivitas pada siang harinya, kita semua berangkat pada hari Jum'at Pukul 16.30 supaya kita bisa turun pendakian pada Hari Minggu, karena anggota pendakian kita adalah mahasiswa dan ada juga yang kuliah sambil bekerja biar tidak mengganggu Jam Kuliah. Kami istirahat terakhir sebelum tujuan pada Google maps berhenti di SPBU Pertamina 24 Jam, kita sampai disana kurang lebih Pukul 23.20 istirahat sejenak sambil bertanya kepada petugas SPBU tentang lokasi Gunung Cikuray apakah masih jauh? tanpa menyebutkan nama basecampnya. Kita melalui jalur setapak untuk ukuran 1 mobil dengan hamparan kebun teh di setiap pinggir jalan, Tak lama dari itu kita melewati jalur berbatu yang lumayan besar terpaksa motor hanya bisa di pakai oleh satu orang, karena terkadang motor kita slip terlalu banyak batu dan tanah basah, Setelah melalui jalur setapak dan berada di ladang perkebunana Teh. Memang dari Jauh kita bisa melihat samar-samar Gunung Cikuray dari Kejauhan mungkin karena terang bulan, setelah melalui jalur kebun teh kita mulai memasuki jalur yang dipenuhi oleh pohon pinus, tanpa pikir panjang mungkin kita akan segera sampai menuju Pos Basecamp. Google Maps sudah selesai sampai tujuan, tapi disana kita tidak melihat satupun bangunan rumah ataupun pos, beberapa teman saya menyusuri jalan tapi masih tidak melihat bangunan apapun. Kami memutuskan istirahat sebentar dan mencoba menghubungi beberapa teman kita yang sudah pernah melakukan pendakian ke Gunung Cikuray, namun sinyal disana kurang baik menjadikan komunikasi kita putus - putus. Waktu menunjukan 02.30 dari pada kita balik lagi kebawah akhirnya kita istirahat saja di sekitaran pohon pinus. 

Baca Juga : Gagal Muncak ! Catatan Pendakian Gunung Semeru

Pendakian Gunung Cikuray

Adzan Subuh berkumandang kami memutuskan turun kembali ke pemukiman warga dan mencari orang untuk bertanya, tidak lupa melaksanakan kewajiban kita selaku umat muslim. Setelah kita bertanya ke salah satu Jam'ah Sholat Subuh. Ternyata kita salah alamat tujuan awal lokasi yang kita ikuti menggunakan Google Maps, sekarang kita berada di Cikajang dan untungnya didaerah dekat sini juga ada jalur pendakian menuju Puncak Cikuray yaitu Jalur Carik, memang jalurnya sepi hanya ada 2 rombongan yang telah melakukan pendakian, istirahat sejenak sambil sarapan sebelum melakukan pendakian. Setelah semuanya siap lalu kami berangkat pada Jam 09.00 Pagi tidak lupa melakukan daftar simaksi pendakian sebesar Rp. 5.000 beserta parkir Motor Rp. 15.000. Jalur Carik memiliki 3 Pos sebelum memasuki kawasan hutan pendakian Gunung Cikuray kita menyusuri perkebunan sayur warga dan pohon pinus, menikmati sungai yang berada di jalur pendakian, atau kita bisa ngojek sampai batas hutan pendakian, perjalanannya lumayan jauh estimasinya kurang lebih 40 Menit jalurnya tidak terlalu curam, setelah melewati jalur Perkebunan kita memasuki jalur pendakian jalur pertama kita melalui tanah merah lumayan licin apalagi waktu itu habis hujan. Dari Pos Pendaftaran sampai Pos 1 kita menempuh 180 Menit jalur yang lumayan licin dan banyak persimpangan ketika berada di jalur Perkebunan Warga sehingga harus sering bertanya kepada warga yang sedang berkebun. 


Gunung Cikuray 2821 MDPL
Perkebunan Sayur Warga

Sepanjang Jalur menuju Pos 1 dipenuhi oleh tanah merah yang lumayan licin, apalagi saya yang menggunakan sandal  ketika pendakian sering terpleset ketika tanah becek ada di sandal, Jalurnya lumayan sempit jika di depan ada pendaki yang akan turun pasti harus menunggu terlebih dahulu supaya tidak berdesakan. Setelah istirahat sejenak di Pos 1 kita melanjutkan perjalanan sepanjang jalan sudah mulai dipenuhi pohon yang lumayan tinggi, jalan menuju Pos 2 mulai menguras tenaga karena jalannya licin dan pijakan untuk naiknya lumayan tinggi apalagi adanya pohon yang tumbang, kita harus menaiki sampai harus merangkak untuk melewati pohon untungnya banyak akar dan dahan pohon untuk pegangan.
Selama perjalanan menuju Pos 2 jalurnya semakin menanjak dan dipenuhi pohon yang tumbang, hujan rintik - rintik menjadikan jalur licin sering terpeleset dan dipenuhi kabut, jarak pandang terbatas disini kita tidak saling mendahului dan berlomba paling cepat takut juga kalau sampai terpeleset sudah berada dipertengahan jalur, kita istirahat sejenak dilahan yang lumayan luas sambil mengenakan jas hujan dan makan roti untuk mengganjal perut, kita lanjutkan perjalanan dan memang jalurnya semakin menanjak membuat lutut menjadi "leklok" kalau kata orang sunda. Lama juga kita menyusuri jalur Pos 1 menuju ke Pos 2 kita sebenarnya tidak mengetahui dimana letak Pos 2 hampir 2 jam perjalanan tidak menemukan Pos yang dikita tuju, atau memang yang kita berhenti tadi ketika mengenakan jas hujan itulah Pos 2 tapi kita tidak menemukan tulisan atau tandanya. Setelah lamanya perjalanan akhirnya kita menemukan tempat yang luas kembali dan ada pohon yang tumbang, ternyata itu adalah Pos 3 mungkin yang tadi kita berhenti Pos 2 disini kita menemukan persimpangan dari jalur Cibogo (kalau tidak salah) dan hujan sudah reda, sambil istirahat kita menyeduh mie dan ngopi sambil ngobrol bersama rombongan yang kita temui, mereka mendaki melalui jalur Cibogo selama kita perjalanan menuju Pos 3 baru kali ini bertemu rombongan pendaki lain mungkin jalur carik dan cibogo masih belum terkenal seperti Jalur Pemancar. 


Gunung Cikuray
Jalur Licin Menanjak Menuju Pos 3

Gunung Cikuray via cikajang
Kabut dan Jalur yang curam

Gunung Cikuray via Carik
Jalur sempit Menanjak Menuju Pos 3

Akhirnya Sampai Puncak Gunung Cikuray


Kita berkemas kembali untuk melanjutkan perjalanan, kita juga menghemat persediaan air karena di Puncak atau sekitaran sebelum puncak tidak ada sumber mata air takut nanti kehabisan untuk memasak dan meminum. Menuju Puncak kita sudah mulai mendengar suara angin bertiup lumayan kencang itu tandanya kita akan segera menuju puncak, dan di pinggir kanan kita bisa melihat pemandangan hutan dari ketinggian, disini kita kembali menggunakan jas hujan lumayan deras hujan menuju Puncak Ciremay saya sudah mulai lelah dan sakit kaki karena keseringan terpeleset, dalam pikiran mending turun kembali saja karena kondisi kaki dan badan sudah males bergerak apalagi jalur pendakian mulai menaik kembali, disini kita terpisah rombongan karena 3 teman saya terlebih dahulu untuk memasang tenda dan memasak nasi, saya istirahat sejenak di pinggiran tebing sambil melihat poho dan awan yang melaju perlahan. Tidak lama kemudian teman saya berteriak memanggil karena mereka sudah melihat Puncak Gunung Ciremay, lalu saya bersemangat kembali dan melanjutkan perjalanan memang ternyata tidak lama dari tempat saya istirahat tampak terlihat beberapa tenda para pendaki yang sudah sampai, setelah sampai kepuncak dan bertemu satu teman, saya bertanya kemana si lakek dan zhafir?. Tuh dia lagi mencari kayu untuk mengambil tas carriernya, ternyata ada seekor babi hutan yang lagi menggigit tas carrier teman saya, mungkin di dalam tas itu ada Mie instan untuk persedian makan kita. Ternyata diatas Puncak Cikuray juga ada seekor babi kirain kita hanya dijalur Pemancar saja yang ada Babi Hutannya. Oiya kita di Puncak sampai Jam 04.45 Sore, lumayan juga jalur Carik ini apalagi saat hujan begini.



Pendakian Gunung Cikuray
Sampai di Puncak Gunung Cikuray



Pendakian Gunung Cikuray via carik
Pasang Tenda, bersama Tenda si "Marsha"

Dimalam harinya kita membersihkan alat makan kita dan menyimpannya dengan baik di gantung di Pohon untuk menghindari serangan si Babi hutan. Pagi sudah tiba dan kita cek makanan kita yang di Gantung tersebut alhamdulillah masih aman, cuma ada bahan yang sudah diaduk buat dijadika Gorengan itu sudah ludes dimakan sama si Babi hutan, nisting yang dipakainya pun jatuh ke dalam rumput setelah kami cari. 

Ps : Artikel ini berdasarkan pengalaman saya dan teman - teman saya. 

Terima kasih yang telah membaca artikel ini
see you next post :)













1 komentar untuk "Gunung Cikuray Garut | Perjalanan Tersesat Menuju Puncak Cikuray Via Carik"

  1. Ternyata sama ,,saat menggunakan google map ,dengan keyword yg sama kita di bawa ke jalur carik heeheh

    BalasHapus